Sabtu, 29 September 2012

Budidaya Ayam Kampung Super Penghasil DOC Ayam Kampung Super Banjir Order


doc kampung super
Hingar bingar akan suasana liburan tampaknya mulai dirasakan peternak ayam kampung nasional. Bukan dalam artian berlibur atau masa resesi kandang akan tetapi berebut untuk chick in dan persiapan kandang. Bagaimana tidak, 2-3 bulan lagi adalah bulan juli dan agustus yang kita ketahui bersama waktu tersebut merupakan puncak liburan dan juga lebaran idul fitri. Fakta berbicara bahwa permintaan akan daging meningkat, terutama untuk kebutuhan usaha kuliner dan tradisi opor disaat lebaran tiba.

Minggu, 23 September 2012

Teknik Pemeliharaan awal Doc Ayam Kampung Super



Teknik Pemeliharaan awal DOC ayam kampung super

DOC ayam kampung merupakan istilah umum yang biasa dipakai untuk anak ayam umur sehari. Fase awal pemeliharaan ayam kampung super dimulai semenjak hari pertama hingga seminggu, pada masa ini sering terjadi berbagai masalah yang cukup serius dan krusial jika tidak kita cermati dengan baik, oleh karena itu peternak biasa menyebutnya dengan fase kritis I. Efek yang ditimbulkan akibat kegagalan pemeliharaan ayam kampung super pada fase awal ini antara lain, kegagalan mencapai bobot standar, kematian tinggi akibat terjadi serangan penyakit viral(yang diakibatkan oleh virus), dan yang terpenting yaitu tidak mampu secara maksimal melewati fase berikutnya.
-->

Fenomena Ayam Kampung Super di Tahun 2013 Penghasil Banjir Order

 


Fenomena Ayam Kampung Super

Fenomena Ayam Kampung Super di Tahun 2012

Mengapa kami menyebutnya fenomena?sesungguhnya apa yang terjadi dilapangan sehingga kami menyebutnya sebagai fenomena yang cukup janggal sehingga menarik untuk kami ulas. Seperti pengalaman di tahun-tahun sebelumnya,bahwa harga daging ayam di kuartal I setiap awal tahun pasti jeblok, yaitu antara bulan januari-april biasanya mengalami deflasi harga yang cukup tajam dan memberikan efek jera terhadap para peternak. Contohnya di bulan maret tahun 2011 lalu, masih teringat dengan jelas harga komoditas peternakan turun tidak karuan, malah diimbangi dengan kenaikan harga pakan, hal ini tercantum di tulisan kami tahun 2011 di link http://www.ayamkampungku.com/ternak-ayam-kampung-super yang menyatakan bahwa “Harga ayam terendah adalah Rp 18.000,-/kg (biasanya karena dampak permintaan turun, tahun 2011 terjadi di bulan januari-maret)“. Namun kenyataan di tahun 2012 ini harga daging ayam kampung melambung tinggi dan kekosongan stok terjadi hampir merata di setiap daerah. Ada apa gerangan??
-->

Peluang Usaha Ternak Ayam Arab Penghasil Telur Unggul


doc ayam arab

Peluang Usaha Ternak Ayam Arab

Ayam Arab, terdengar kurang familiar dan cenderung dikaitkan dengan ayam kampung yang pertumbuhannya lambat,kerdil,banyak makan dan dagingnya berwarna hitam. Mayoritas peternak ayam kampung sering mengeluhkan hal tersebut meski sejatinya ayam arab memiliki keunggulan-keunggulan lain yang jarang nampak akibat citranya yang kurang baik di masyarakat. Sehingga penulis mencoba untuk memberikan wawasan dan wacana yang diharapkan mampu untuk mengubah paradigma mengenai peluang usaha ayam arab, yang sebenarnya memiliki nilai kelayakan usaha yang cukup mumpuni ditengah harga pullet petelur dan doc petelur yang melambung tinggi harganya.

Minggu, 08 Juli 2012

RICA-RICA KAMBING

 RICA-RICA KAMBING


Bahan-bahan : 

  1. - Jeruk 
  2. - Lemon 
  3. - Tomat 
  4. - Daun bawang 
  5. - Bawang bombay 
  6. - Daun salam 
  7. - Jahe 
  8. - Selada 
  9. - Mentega 
  10. - Daging kambing 
  11. - Wortel 
  12. - Mangga 

TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA AYAM BURAS

TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA AYAM BURAS


I. PENDAHULAN
1.1. Latar Belakang
Ayam buras atau ayam kampung termasuk ayam Kedu banyak dipelihara oleh peternak dan merupakan sumber pendapatan keluarga di pedesaan. Salah satu permasalahan yang menonjol dalam pemeliharaan ayam buras adalah pengadaan bibit, baik ditinjau dari kuantitas maupun kualitasnya. Kendala dalam pengadaan bibit ini sangat dirasakan terutama oleh peternak ayam buras yang telah menerapkan sistem pemeliharaan secara intensif adalah pada saat akan menambah populasi induk atau menggantikan induk yang sudah tidak produktif lagi, seperti hasil pengamatan penulis pada kelompok ternak ayam buras “Karya Makmur”, Desa Cibiyuk Kabupaten Pemalang; “Gemah Ripah”, Desa Soropadan Kabupaten Temanggung dan kelompok tani ternak ayam buras di Desa Tegalrejo Dabupaten Magelang (Muryanto, 1993). Demikian juga dengan laporan hasil-hasil penelitian ayam buras di Sub Balai Penelitian Ternak Klepu-Ungaran, disimpulkan bahwa pemeliharaan ayam buras saat ini dihadapkan pada tantangan pengadaan bibit.